//Skip to content

Mungkin ada beberapa dari kita yang tidak tahu arti dari kata remaja. bahkan, beberapa dari kita masih banyak yang belum begitu paham dengan maksud dari kata remaja yang sebenarnya. itu karena kata remaja hanya dikaitkan dengan mereka yang berusia mulai dari 12-21 tahun saja. Tapi sebenarnya lebih dari itu, remaja adalah masa yang penuh dengan permasalahan yang cukup kompleks dan pelik. Karena di masa inilah seseorang bertumbuh dan berkembang lewat fisik dan psikis, yaitu menjalani saat-saat mencari jati diri untuk membentuk karakter kepribadian. Masa ini juga seringkali disebut sebagai masa transisi seseorang dari masa kanak-kanak menuju dewasa. Sehingga, seringkali sifat kekanak – kanakan masih melekat dalam dirinya dengan pertimbangan kedewasaan yang belum sepenuhnya terbentuk. Statemen ini sudah dikemukakan jauh di masa awal abad ke-20 oleh ahli psikologi dunia. Jadi Intinya remaja itu masih dalam masa transisi untuk menuju kedewasaan ya sahabat, makanya jadilah remaja yang aktif dengan aksi positif. Sebenarnya sudah banyak sih, statemen yang mengatakan bahwa remaja selalu melakukan hal yang tidak berguna untuk diri mereka sendiri, bahkan tidak sedikit mereka merugikan masyarakat atau lebih tepatnya menjadi sampah masyarakat. Mereka bagaikan raksasa bau yang tertidur ditengah kampung kumuh dan membuat penduduk menjadi gusar. Raksasa yang sangat kuat dapat melakukan apapun yang tidak bisa dilakukan masyarakat, sedangkan masyarakat dapat melakukan hal yang tidak dapat dilakukan oleh raksasa tadi. Tentu saja hal itu merupakan sebuah simbiosis mutualisme dalam angan saja jikalau tidak direalisasikan.
Bagaimana sih cara remaja melakukan hal yang bernilai positif bagi masyarakat?. Jawabannya tentu saja dengan cara melakukan kegiatan-kegiatan yang bermanfaat namun tidak dilakukan oleh masyarakat luas. Banyak sekali kegiatan yang bernilai positif yang dapat dilakukan oleh para remaja dan menjadi tolok ukur kemajuan sebuah bangsa. Seperti kata bung karno “berikan aku 1.000 orang tua, niscaya akan kucabut semeru dari akarnya. Beri aku 10 pemuda niscaya akan kuguncangkan dunia" kata-kata yang diungkapkan oleh sang proklamator itu dapat kita artikan sebagai peran remaja yang sangat penting untuk bangsanya sendiri. Kita ambil contoh kegiatan yang bernilai positif di lingkungan masyarakat yaitu memberikan pengetahuan tentang bahaya narkoba sedini mungkin dengan cara yang menarik kepada anak-anak.
Kita sering mendengar indonesia sedang darurat narkoba, bayangkan saja kalau seadainya anak-anak dari rentang usia 10-12 tahun sudah pernah merokok dan menjadi perokok aktif hingga remaja. Tentu jika mereka tumbuh dengan gaya hidup seperti itu akan membuat generasi remaja menjadi hancur. Sungguh sesuatu yang sangat memprihatinkan bukan?.
Memberikan pengetahuan tentang narkoba sedini mungkin merupakan sebuah aksi yang sangat tepat dilakukan saat ini, menimbang kondisi indonesia yang sedang darurat narkoba. Aksi tersebut dapat dilaksanakan disekolah dasar sambil bermain. Jadi anak-anak tidak bosan mendengarkan ceramahnya, namun selalu tegaskan inti dari aksi tersebut agar anak-anak tidak lupa kalau sedang diberikan pengetahuan yang penting.
0 komentar:
Post a Comment