beberapa kali gue denger hal mengenai pengobatan dirumah sakit. menurut gue hal tersebut merupakan hal yang sangat tidak manusiawi walaupun jika dipandang dengan kacamata orang awam hanyalah masalah yang sepele.
hal yang membuat gue menjadi sedikit miris ini adalah pelayan berobat bagi pemegang kartu bpjs kesehatan dan bagi orang yang berobat non-bpjs, disini terlihat tidak banyak perbedaan pealayanan yang diberikan pihak rumah sakit kepada pasiennya. namun hal yang tak terduga terjadi di permasalahan "kontrol". apa itu kontrol, nah kontrol ini merupakan upaya dari dokter untuk bisa mengobati pasiennya tidak hanya sekali berobat saja namun berkala sesuai waktu yang ditentukan oleh dokter tadi.
sepintas tidak ada masalah dengan yang namanya "kontrol" kesehaatan teresebut. namun hal yang gue denger dari orang-orang yang memang perkataan mereka bisa dipegang adalah bahawa kontrol yang di ajukan oleh dokter kepada pasien yang memegang kartu bpjs bukan semata-mata untuk cek kelanjutan kesehatan biasa melainkan ada maksud terselibung, yaitu untuk membuat si pemegang kartu bpjs ini selalu datang kerumah sakit untuk berobat, yang katanya penyakit kita harus di cek terus secara berkala, padahal tidak demikian halnya. hanya saja hal itu agar setiap kali si pasien pemegang kartu berobat bpjs kesehatan itu datang, maka setiap itulah pemerintah membayar untuk si pasien tersebut, padahal itu tidak perlu.
menurut gue, yang nggak suka makan obat. hal tersebut merupakan penyiksaan banget karena orang yang tidak seharunya minum obat, mengatur waktu untuk minum obat, dan kadang harus menunggu sejam setelah minum obat baru bisa makan. itu menurut gue adalah penyiksaan hal yang tidak manusiwi, menurut gue karena gue gak suka yang namanya minum obat.
tapi bagaimana dengan orang yang tidak masalah minum obat sebanyak apapun yang mereka mau. tahukah anda teman-teman obat yang kita minum itu tidak seutuhnya mengobati penyakit yang sedang kita alami semuanya hanya bersifat membantu kinerja tubuh kita untuk melawan penyakit itu sendiri dalam tubuh kita, dan tubuh kitalah yang merupakan obat yang sebenarnya, yang mengobati apapu penyakit kita. tidak hanya sebagai pembantu pengobatan kita tapi jika sering diminum obat itu juga dapat memberikan efek samping yang terbilang agak menyeramkan, walaupun ini tidak terlalu menjadi masalah serius bagi banyak orang namun nyatanya obat yang kita minum akan di proses di hati(liver) untuk mefilter hal yang tidak dibutuhhkan tubuh sehingga zat sisanya akan dapat merusak hati dan mungkin juga bisa merambat ke organ lain dala tubuh kita. oleh karena itu pilihlah obat yang herbal karena minim efek samping.
hal ini hanya opini yang terus membayangi pikiran saya tapi menurut saya hal ini benar adanya, dari beberapa sumber yang saya dapati. tapi itu semua haruslah dirubah secara total, karena dokter bukanlah profesi orang yang rakus terhadap uang negara dan pasien juga bukan ladang pendapatan sampingan. maka dari itu gue harap hal ini jauh-jauh dari semua dokter di negri ini dan mereka mematuhi sumpah mereka.
jadi begitulah cerita pagi dari gue, see you... :)
note : jangan lupa sarapan ya... bagi yang sedang sakit semoga lekas sembuh, bye bye
0 komentar:
Post a Comment